Hari Ke Delapan KKM

Foto saat makan eksrim 8 Liter
"Kalo gue tahu KKM membosankan, mungkin pulang pergi akan gue lakukan." Ucap teman-teman Kelompok.

"Iyah. Scrool Sosmed lama-lama bosan juga ya." Timpal yang lain.

Mendengar bercandaan teman-teman, gue hanya tersenyum. Yeah, seiring berjalannya waktu KKM, sejauh ini rasa bosan belum menghampiri gue, karena visi, tujuan dan target masih menjadi motivasi untuk terus produktif dalam memanfaatkan waktu luang. Gue nggak tahu padamnya kapan, tapi akan gue pastikan api nya tetap menyala.

Hari ke Delapan KKM, jadwalnya hanya ada dua, yaitu Pengajian bersama santri Putra dan Bimbingan Belajar Matematika. Selain itu nggak ada lagi, tinggal bagaimana kita pintar-pintar memanfaatkannya dengan baik. Seperti biasa, untuk mengisi waktu luangnya gue gunakan untuk olahraga, membaca buku dan mengobrol dengan teman-teman kelompok terkait topik-topik random. Cuman nggak deep talk sih.

PENGAJIAN PAGI BERSAMA SANTRI

Dampak dari tidur di luar menemani Naila dan Puput yang sedang piket, membuat tidur gue nggak full, yeah sudah bagian dari kebiasaan setiap malam sih ini mah. Gue kesiangan Shalat Shubuhnya. Bangun-bangun tuh setengah tujuh Pagi dan kondisi posko sepi banget anjir, mungkin masih pada tidur kali, pikir gue pada saat itu. Ya udah, akhirnya gue langsung ke Kamar Mandi untuk shalat meng-qodho shalat Shubuh di luar Posko. Ketika gue sudah masuk ke Shalat Dhuha, rombongan Nadia, Nurul, Fitri dan Salsa datang, bertanya kepada gue, lagi shalat apa Pak? Tanyanya begitu. 

Untuk pengajian Pagi bersama Santri, beruntungnya Doni dan Aldi mau bergiliran ke sana, jadi dapat disimpulkan gue bisa santai-santai sambil olahraga.

MENGUKUS NASI DAN TEMPE

Setelah 2 kali gagal menanak nasi, gue nggak mau dong dipercobaan ketiganya gagal, ya udah akhirnya gue menanak nasi hanya satu gelas saja. Sambil gue masukkan potongan tempe untuk sekalian dikukus. Alhamdulillah kali ini berhasil, selamat datang kegagalan selanjutnya hehe.

BIMBINGAN MATEMATIKA TIDAK TERLAKSANA

Adanya kegiatan Sekolah Agama di Perkomplekan di Siang harinya, membuat Bimbingan Matematika nggak jadi dilaksanakan. Jangankan diserbu bocil, satu pun nggak ada yang datamg. Ya udah mau bagaimana lagi yah.

MEMBELI ESKRIM 8 LITER

Setelah Isya gue bersama Umar pergi membeli Eksrim yang di ember itu loh!  Ada 8 Liter. Lumayan banyak yah, harganya juga menurut gue pribadi cukup terjangkau sih, sekitar 150 an ke bawah. Bisa nanti gue  masukkan ke list 1 bulan atau 2 bulan sekali membeli Eskrim itu hehe.

TIDAK ADA BRIEFING

Kemarin, sudah gue tegaskan bahwa Briefing setiap harinya dimulai jam berapa dan nggak perlu menunggu ketua turun tangan, bahkan mengingatkan. Tapi, karena kondisinya sedang happy makan eksrim, nggak ada yang kepikiran buat briefing. Makannya iseng-iseng gue bertanya, emang ini nggak ada briefing kah? Kompak, mereka memasang muka pura-pura, ouuuh! Sebagai gantinya gue hanya menyampaikan satu hal terkait kegiatan besok ada pengajian di Pondok khusus laki-laki bersama Bapak-bapak.

ENERGI TERKURAS

Entah ini efek memakan eskrim, sehingga suhu tubuh gue nggak berenergi lagi atau efek dari akumulasi aktifitas sebelum-sebelumnya selama KKM, jiwa gue seperti meronta-ronta untuk cash diri dulu. Tapi gue abaikan, tidak setiap masalah seperti ini solusinya adalah menarik diri, pastinya ada cara-cara lain yang harus gue temukan dan lakukan. satu hal yang ingin segera gue lakukan adalah, segera menyelesaikan target tulisan harian dan lanjut tidur beberapa jam, untuk kemudian bergantian waktu ronda dengan teman yang hari ini satu piket dengan gue.

Akhir kata, nggak masalah energi kita terkuras karena terlalu lama bersosial, dan nggak perlu berpura-pura kuat juga. Cukup apa adanya, respon hal-hal yang penting dan hindari hal-hal yang nggak penting, biar energi kita tidak terbuang dengan percuma. 

Posting Komentar

0 Komentar

Ad Code

Responsive Advertisement